Mengenal Spesifikasi Prosesor

16 September 2012

Ketika anda merakit komputer atau melihat hardware misalnya prosesor, maka di box prosesor akan terlihat spesifikasi proseseor. Spesifikasi prosesor ini biasanya digunakan untuk mengangkat nilai jual dari komputer rakitan. Tetapi tahukah anda arti dari kode spesifikasi prosesor yang tertera di box prosesor bersangkutan ? berikut penjelasannya.

Spesifikasi Prosesor

sebagai contoh saya ambil 2 Prosesor dari 2 Vendor ( Intel dan AMD )

  1. AMD Phenom II X2 555BE, 3.2 Ghz, Dual Core, 7 Mb Total Cache, Socket AM3.
  2. Intel Core i5 750, 2.66 Ghz, Quad Core, 8 Mb Cache, Socket 1156.

 

  “AMD Phenom II X2″ dan “Intel Core i5″ adalah type produk dari masing-masing vendor. Perumpamaannya seperti ini, Pabrikan Motor Yamaha atau Honda memiliki varian motor dengan merk dagang ada Yamaha Jupiter, ada Yamaha Vixion, ada Honda Supra dll. Begitu juga dengan Prosesor, AMD dan Intel adalah Vendornya dan Phenom II X2 juga Core i5 adalah merek dagang atau famli dari prosesor masing-masing vendor tersebut.

  “555BE” dan “750″adalah model number dari prosesor. Angka model number ini biasanya diberikan untuk menggambarkan teknologi arsitektur prosesor, frekuensi prosesor, jumlah core prosesor, cache prosesor, dan lain sebagainya. Model Number tidak selalu menggambarkan performa/kinerja prosesor, ia hanya menjadi penanda unik setiap prosesor yang diberikan masing-masing vendor bersangkutan ( Intel atau AMD ), yang dijual di pasaran agar mudah di bedakan oleh konsumen. Kembali lagi ke perumpamaan motor, Honda supra pun memiliki varian misalkan ada supra fit, ada supra PGMFI dll, begitulah kurang lebih perumpamaannya.

 

  Brand/Merk Dagang Jajaran Prosesor intel

  • “3.2 Ghz” dan “2.66 Ghz” adalah frekuensi kerja ( Clock Speed ) dari sebuah prosesor. Angka ini menggambarkan kecepatan Prosesor mengeksekusi instruksi yang diberikan kepadanya. Kalau pada Motor kurang lebih sama seperti cc motor. Makin besar angkanya makin cepat kerjanya. Tapi ingat bandingkanlah merk dagang/brand yang sesuai, anda tidak bisa bilang bahwa core i5 3.2 Ghz lebih cepat daripada Core i7 870 2.93 Ghz. Itu sama halnya kalau anda bilang motor pulsar ( misalnya ) 200 cc lebih cepat dari motor Ninja RR 150 cc . Karena tiap prosesor memiliki arsitektur berbeda di tiap varian, jadi bandingkanlah core i5 ya dengan varian core i5 juga, kalau dibandingkan dengan core i7 ya jelas ga bisa lah, meskipun core i7 cuma 2.93 Ghz tapi arsitektur dan teknologi yang digunakan sudah lebih canggih jadi sudah jelas lebih cepat daripada core i5.

 

  “Dual Core” dan “Quad Core”adalah jumlah inti ( core ) yang terdapat pada sebuah prosesor. Sekarang ini, Prosesor tidak hanya berinti tunggal ( single core ) saja tetapi sudah berkembang menjadi multicore ( banyak inti ) bisa dua inti ( Dual Core ), bisa 3 inti ( Triple Core ) dan 4 inti ( Quad Core ). Saat ini prosesor desktop tercepat memiliki paling banyak 6 inti ( hexa core ). Kalau pada Motor ini mungkin sama dengan jumlah cylinder motor. Makin banyak inti makin bagus dengan catatan tugas/beban kerja yang diberikan sesuai. Misalnya gini motor 1 silinder lawan motor 4 silinder kalau cuma buat jalan di gang sempit ya sama kencengnya lah. Kalau di adu di jalan tol barulah ketahuan siapa yang powerfull. Prosesor juga begitu kalau cuma buat ngetik pakai word aja mau prosesor Dual Core atau Hexa Core sekalipun ya  tetap sama cepatnya sama prosesor yang cuma single core.

  Brand/Merk Dagang Jajaran Prosesor AMD

  “7 Mb Cache” dan “8 Mb Cache” adalah cache prosesor makin besar makin bagus. Cache ini digunakan sebagai tempat penampungan instruksi sementara pada prosesor sebelum di eksekusi, makin besar instruksi yang dapat ditampung maka makin cepat pula kerja prosesor. Karena prosesor tidak perlu mengambil data jauh-jauh ke memory system disamping kinerja memory system juga jauh lebih lambat.

  “Socket AM3″ dan “Socket 1156″ adalah type socket ( dudukan ) dari motherboard yang didukungnya.

 

 

 

 

Intel/AMD Processors Compared

Processor Name

AMD Phenom X3

AMD Phenom X4

Core 2 Extreme / Quad (65nm)

Core 2 Duo (45nm)

Core 2 Duo (65nm)

Processor Model

8750, 8650, 8450

9850 ‘Black Edition’, 9750, 9650, 9550

QX6850, Q6700, Q6600

E8500, E8400, E8300, E8200,E7200

E6850, E6750, E6550, E6420, E6320

Processor Frequency

2.4GHz, 2.3GHz, 2.1GHz

2.5GHz, 2.4GHz, 2.3GHz, 2.2GHz

3.0GHz, 2.67GHz, 2.40GHz

3.16GHz, 3.0GHz, 2.83GHz, 2.67GHz

3.0GHz, 2.67GHz, 2.33GHz, 2.13GHz, 1.86GHz

No. of Cores

3

4

4

2

2

Front Side Bus (MHz)

1333 / 1066

1333

1333 / 1066

HyperTransport Bus

1.8GHz

2.0GHz (9850 only), 1.8GHz

L1 Cache (data + instruction)

(64KB + 64KB) x 3

(64KB + 64KB) x 4

(32KB + 32KB) x 4

(32KB + 32KB) x 2

(32KB + 32KB) x 2

L2 Cache

512KB x 3

512KB x 4

4MB x 2

6MB

4MB

L3 Cache

2MB

2MB

Memory Controller

Integrated Dual Channel (up to DDR2-1066)

Integrated Dual Channel (up to DDR2-1066)

External – Chipset Dependent

External – Chipset Dependent

External – Chipset Dependent

TDP (W)

95

95 – 125

95 – 130

65

65

Instruction Set Support

MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSE4a

MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSE4a

MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3

MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, SSE4.1

MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3

Execute Disable Bit

Yes

Yes

Yes

Yes

Yes

Intel EM64T / AMD64

Yes

Yes

Yes

Yes

Yes

Enhanced Intel SpeedStep Technology (EIST) / AMD Cool ‘n’ Quiet

Yes

Yes

Yes

Yes

Yes

Virtualization Technology

Yes

Yes

Yes

Yes

Yes

Packaging

AM2+

AM2+

LGA775

LGA775

LGA775

Process Technology

65nm SOI

65nm SOI

65nm

45nm

65nm

Processor Codename

Toliman

Windsor

Kentsfield

Wolfdale

Conroe

Die Size

285mm²

285mm²

286mm²

107mm²

143mm²

No. of Transistors

450 million

450 million

582 million

401 million

291 million

 

jika dilihat dari tabel yang ada maka akan terlihat processor frequency, number of cores,L1 cache,L2 cache,L3 cache,Front side bus, hyper transport dan sebagainya berikut kami ilustrasikan secara sederhana apakah makna di balik kata kata yang sangat teknis tersebut ke dalam bahasa sehari hari.  processor frequency itu di ibaratkan cc mobil atau motor kita misalnya 2,8 Ghz berarti kita punya kemampuan paling maximal berakselerasi di 2,8 GHz. Sedangkan number of cores itu di ibaratkan berapa banyak kendaraan yang kita miliki misalnya 4 core berarti kita punya armada kendaraan terdiri dari 4 unit dengan maksimum akselerasi 2,8 Ghz.Front Side Bus itu di ibaratkan sebagai jalan yang harus dilalui misalnya 1333 berarti kendarann unit kita melewati jalan yang lebarnya 1333 meter sedangkan 1066 berarti lebih sempit sehinnga kemungkinan antri bisa saja terjadi. untuk L1 cache dan L2 cache dan L3 cache itu adalah kapasitas angkut kendaraan kita dalam berjalan membawa data ke daerah yang dituju misalnya L1 cache 512 KB x 2 artinya kendaraan kita dapat mengangkut 512 kb data dua kali lipat ( muatan max )dengan kemampuan akselerasi 2,8GHz pada lebar jalan 1333 meter.dengan analogi yang sama maka masing masing LI & L2 & L3 cache mempunyai kegiatan yang sama sebetulnya hanya secara target kerja dan fungsi yang berbeda .bila pada processor AMD ada yang di namakan Hyper Transport maka sebenarnya yang di maksud adalah AMD membuat jalan pintas tanpa melalui jalan yang lebar seperti yang di tentukan pada processor intel. namun yang dilakukan AMD adalah menambah kecepatan daya angkutnya  pada masing masing cache memornya L1/L2/L3 sedangkan  processor intel hanya mempunyai L1 dan L2 cache. sedangkan TDP adalah jumlah komsumsi watt yang di pakai jika semakin besar wattnya maka akan semakin boros pemakaian power supplynya.

 

Filed in penkom at 11:36 am

no comments

Ilmu Tanah

8 September 2012

Ilmu Tanah merupakan salah satu Jurusan di Fakultas Pertanian. Tap tidak semua Fakultas Pertanian itu memiliki Jurusan Tanah. Sangat jarang orang yang tau tentang jurusan tanah apalagi klo menyangkut hal2 yang di pelajari di Ilmu Tanah. Untuk di ketahui secara umum ilmu tanah adalah cabang dari pertanian yang membidangi atau khusus mempelajari tanah sebagai media tumbuh bagi tanaman, bagaimana agar media tanah ini bisa memaksimalkan produksi pertanian dan ujung2nya yag di lihat adalah tingkat kesuburan tanah. Kesuburan tanah saat ini, kemarin dan akan datang. Kesuburan fisik, biologi dan kimia tanah. Dari pokok pemikiran itulah akhirnya di pelajari geologi, geomorfologi, pengindraan jauh, klasifikasi tanah, hidrologi, klimatologi, survei tanah, perencanaan wilayah, konservasi tanah, GIS, dll yang betugas untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Banyak? Benar, karena untuk mendukung produktivitas pertanian dari segi tanah banyak faktor yang harus dilihat. Geologi dan geomorfologi menceritakan asal muasal tanah dan proses pembentukkan bahan2 itu. Dari sini bisa diketahui dan di ramal tingkat kesuburan tanah di masing2 tempat.

Biologi tanah lebih membahas tentang peristiwa – peristiwa biologi yang terjadi dalam tanah, misalnya mikroba dan hewan apa aja yg berperan dalam meningkatkan kesuburan tanah serta peran mikroba dalam peristiwa daur – daur unsur hara.

Bioteknologi Tanah lebih menitiberatkan pada penciptaan teknologi untuk memanfaatkan tenaga – tenaga biologi dalam tanah sehingga bisa diketahui kira – kira apa yg harus direkayasa.

Kimia Tanah, merupakan dasar dari pada ilmu kesuburan tanah. tingkat kesuburan tanah lebih mengutamakan tentang reaksi – reaksi kimia terutama tentang faktor yang menentukkan reaksi tersebut.

Fisika Tanah, di dalamnya ada beberapa rumus disini tapi ga sebanyak seperti rumus – rumus fisika kita SMU. fisika tanah lebih banyak becerita tentang gaya – gaya fisik seperti gaya adhesi, kohesi, pergerakan air, kekuatangesek tanah dll.

Penginderaan Jauh akan memudahkan survei – survei tanah dan juga sebagai data dasar dalam menentukkan unit – unit lahan. Di Ilmu Tanah ilmu pengindraan jauh hanya sebatas memanfaatkan hasil dan mengolahnya sehingga mudah mengaplikasikannya.

Klasifikasi Tanah, kalau kami di tingkat mahasiswa menyebutnya dengan ilmu kitab tanah. Mengapa kami bilang seperti itu? Kunci taxonomi tanah yang menjadi dasar dalam klasifikasi tanah itu sangat tebal. Karena tidak mungkin dihafal, jadilah itu kitab yang harus dibuka saat menentukkan jenis – jenis tanah. Tapi itu hanya pekerjaan akhir, tapi inti dari pelajaran ini adalah bagaimana proses – proses alam bisa membedakan tanah – tanah yang ada saat ini dan bagaimana agar jenis – jenis tanah yg sama di dunia ini bisa menyeragamkan teknologi pengelolaan dan pengolahan tanahnya.

Hidrologi dan Klimatologi ilmu yg sangat kompleks tapi ilmu ini berhubungan erat bangat dengan ilmu tanah. Selain faktor tanahnya sendiri, faktor lingkungan luar juga sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan tanah. Air dan klimatologi itulah yang mempunyai peranan yang sangat penting. Mulai dari hujan, suhu, irigasi dipelajari disini.

Survei Tanah. Sama seperti survei – survei yang lain, metodenyapun mirip. Tapi yang membedakannya hanyalah objek yg disurvei. Tapi yang sulit disini adalah persiapannya. Peta, itu yang paling utama. Sumbernya bisa dari citra (penginderaan jauh) atau peta rupa bumi. Alat survei seperti altimeter, kompas dll. Akhirnya menyediakan dan menampilkan hasil survei dalam bentuk spasial karena itu akan mempermudahkan kita.

Perencanaan Wilayah. Apa gunanya untuk ilmu tanah? Mudahnya seperti ini, untukt apa kami meneliti kesuburan tanahnya kalau  besok tanahnya akan diuruk dan dijadikan Mall dan Supermarket. Selain itu ilmu perencanaan wilayah berguna dalam merencanakan kawasan – kawasan tertentu yang selain berguna untuk pertanian juga berguna untuk keindahan dan kawasan resapan air.

Konservasi Tanah dan Air (KTA) itu nama mata kuliahnya. Intinya bagaimana kita bisa menjaga tanah dan air sehingga pemanfaatan bisa berkelanjutan.

GIS/SIG. Seperti yang dibilang di atas, kalau bisa setiap hasil akhir dari survei tanah itu dalam bentuk spasial. Dan GIS bisa mengerjakan itu. Tapi dalam perkembangannya GIS tidak hanya digunakan dalam survei tanah tapi juga dalam ilmu – ilmu lain di Ilmu Tanah. Adanya penginteraksian antara GIS dan penginderaan jauh sangat – sangat mempermudah pengawasan dan pemantauan perubahan penggunaan lahan sehingga setiap unit – unit lahan dapat selalun di up date.

Dari apa yang di uraikan di atas, hanya sebagian yg merupakan ilmu – ilmu yang hanya dimiliki oleh ilmu tanah. Ilmu seperti Geologi, Geomorfologi, Pengindraan Jauh dan GIS adalah milik Fakultas Geografi. Perencanaan Wilyah adalah milik teknik, Konservasi sekarang berebutan dengan kehutanan, Hidrologi kadang milik MIPA, Teknik dan Geografi. Dan Ilmu Tanah hanya mempelajari dasar – dasarnya saja.

Filed in MANAJEMEN SUMBERDAYA LAHAN,tanah at 9:41 pm

no comments